Kode: R 070
Nats Alkitab: Matius 22:37-39; Roma 12:1
Ringkasan Khotbah:
Seberapa banyak yang Tuhan percayakan pada kita, harus disadari bahwa semuanya milik Tuhan sehingga kita tidak boleh menomor satukan harta kita lebih daripada Tuhan. Semua diserahkan kepada kita agar kita mengelolanya berdasarkan Firman Tuhan. Persembahan yang terbaik bukanlah yang jumlahnya banyak, tetapi yang terbaik dari apa yang kita miliki.
Download Audio Kecil (Khotbah Saja): Lokal: 16 kbps (3M) | Luar: 16 kbps (3M)
Download Audio Medium (Khotbah dan Lagu): Lokal: 48 kbps (10M) | Luar: 48 kbps (10M)
Matius
Bagaimana Seorang Kristen Seharusnya Belajar?
Submitted by admin on Wed, 25/06/2008 - 06:17.Kode: R 066
Nats Alkitab: Matius 16:13-23; 2Petrus 1:20-21
Ringkasan Khotbah:
Semua hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan manusia, tertulis dalam Firman Tuhan dari kitab Kejadian sampai Wahyu. Oleh sebab itu, kita tidak boleh sembarangan menafsirkan arti Firman Tuhan dalam hidup kita. Kita harus membaca dengan teliti dan mengerti apa yang sebenarnya kita baca dalam Firman Tuhan. Dengan demikian kita bisa menguji sesuatu itu benar atau tidak berdasarkan Firman-Nya.
Download Audio Kecil (Khotbah Saja): Lokal: 16 kbps (3M) | Luar: 16 kbps (3M)
Download Audio Medium (Khotbah dan Lagu): Lokal: 48 kbps (10M) | Luar: 48 kbps (10M)
Nats Alkitab: Matius 16:13-23; 2Petrus 1:20-21
Ringkasan Khotbah:
Semua hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan manusia, tertulis dalam Firman Tuhan dari kitab Kejadian sampai Wahyu. Oleh sebab itu, kita tidak boleh sembarangan menafsirkan arti Firman Tuhan dalam hidup kita. Kita harus membaca dengan teliti dan mengerti apa yang sebenarnya kita baca dalam Firman Tuhan. Dengan demikian kita bisa menguji sesuatu itu benar atau tidak berdasarkan Firman-Nya.
Download Audio Kecil (Khotbah Saja): Lokal: 16 kbps (3M) | Luar: 16 kbps (3M)
Download Audio Medium (Khotbah dan Lagu): Lokal: 48 kbps (10M) | Luar: 48 kbps (10M)
Domba dan Dirham yang Hilang
Submitted by admin on Wed, 25/06/2008 - 06:14.Kode: R 063
Nats Alkitab: Matius 18:12-14; Lukas 15:8-10
Ringkasan Khotbah:
Firman Tuhan ini menjelaskan bahwa pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang untuk mendengar Tuhan Yesus. Tapi berbeda dengan orang-orang Farisi dan ahli Taurat yang memunyai pemikiran bahwa hanya orang yang layak datang kepada Kristus yang boleh datang. Tuhan Yesus mengatakan bahwa hanya orang-orang yang bertobat dan menyadari keberdosaannya, kepadanya Tuhan akan datang. Dia menganggap orang-orang seperti itulah yang berharga di mata-Nya. Karena setiap orang tidak lebih baik dari orang lain, jadi kita tidak boleh menganggap hanya diri kita yang layak datang ke hadapan-Nya.
Download Audio Kecil (Khotbah Saja): Lokal: 16 kbps (3 MB) | Luar: 16 kbps (3 MB)
Download Audio Medium (Khotbah dan Lagu): Lokal: 48 kbps (10 MB) | Luar: 48 kbps (10 MB)
Nats Alkitab: Matius 18:12-14; Lukas 15:8-10
Ringkasan Khotbah:
Firman Tuhan ini menjelaskan bahwa pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang untuk mendengar Tuhan Yesus. Tapi berbeda dengan orang-orang Farisi dan ahli Taurat yang memunyai pemikiran bahwa hanya orang yang layak datang kepada Kristus yang boleh datang. Tuhan Yesus mengatakan bahwa hanya orang-orang yang bertobat dan menyadari keberdosaannya, kepadanya Tuhan akan datang. Dia menganggap orang-orang seperti itulah yang berharga di mata-Nya. Karena setiap orang tidak lebih baik dari orang lain, jadi kita tidak boleh menganggap hanya diri kita yang layak datang ke hadapan-Nya.
Download Audio Kecil (Khotbah Saja): Lokal: 16 kbps (3 MB) | Luar: 16 kbps (3 MB)
Download Audio Medium (Khotbah dan Lagu): Lokal: 48 kbps (10 MB) | Luar: 48 kbps (10 MB)
Penghakiman
Submitted by admin on Wed, 25/06/2008 - 06:01.Kode: R 059
Nats Alkitab: Matius 25:31-46
Ringkasan Khotbah:
Tuhan Yesus menggambarkan antara kambing dan domba secara karakteristik. Berdasarkan hal ini, Tuhan menjelaskan bagaimana orang-orang yang telah menerima anugerah. Bukan karena kebaikan, kita menerima anugerah. Iman yang menyelamatkan akan menghasilkan segala hal yang baik. Apakah kita domba yang baik di hadapan Tuhan, yang mendengar suara gembala? Atau kita adalah kambing yang berbulu domba? Biarlah kita bisa mengintrospeksi diri sendiri di hadapan-Nya.
Download Audio Kecil (Khotbah Saja): Lokal: 16 kbps (3 MB) | Luar: 16 kbps (3 MB)
Download Audio Medium (Khotbah dan Lagu): Lokal: 48 kbps (10 MB) | Luar: 48 kbps (10 MB)
Nats Alkitab: Matius 25:31-46
Ringkasan Khotbah:
Tuhan Yesus menggambarkan antara kambing dan domba secara karakteristik. Berdasarkan hal ini, Tuhan menjelaskan bagaimana orang-orang yang telah menerima anugerah. Bukan karena kebaikan, kita menerima anugerah. Iman yang menyelamatkan akan menghasilkan segala hal yang baik. Apakah kita domba yang baik di hadapan Tuhan, yang mendengar suara gembala? Atau kita adalah kambing yang berbulu domba? Biarlah kita bisa mengintrospeksi diri sendiri di hadapan-Nya.
Download Audio Kecil (Khotbah Saja): Lokal: 16 kbps (3 MB) | Luar: 16 kbps (3 MB)
Download Audio Medium (Khotbah dan Lagu): Lokal: 48 kbps (10 MB) | Luar: 48 kbps (10 MB)
Perumpamaan tentang Talenta
Submitted by admin on Wed, 25/06/2008 - 06:01.Kode: R 058
Nats Alkitab: Matius 25:14-30
Ringkasan Khotbah:
Dengan mentalitas yang baik/sikap yang baik akan membuat hati Tuhan, si pemberi talenta menjadi senang. Saat kita dipercayakan sesuatu yang berbeda, kita harus tahu bagaimana kita melakukan tanggung jawab tersebut. Tuhan tidak pernah menuntut kita untuk melakukan sesuatu yang lebih dari kapasitas kita. Tuhan hanya mau kita melakukan dengan penuh tanggung jawab, melakukan yang terbaik bagi Dia. Jangan menjadi hamba yang pasif, yang tidak melakukan apa pun untuk Tuhan. Tapi berikan yang terbaik hanya untuk kemuliaan nama Tuhan.
Download Audio Kecil (Khotbah Saja): Lokal: 16 kbps (3 MB) | Luar: 16 kbps (3 MB)
Download Audio Medium (Khotbah dan Lagu): Lokal: 48 kbps (10 MB) | Luar: 48 kbps (10 MB)
Nats Alkitab: Matius 25:14-30
Ringkasan Khotbah:
Dengan mentalitas yang baik/sikap yang baik akan membuat hati Tuhan, si pemberi talenta menjadi senang. Saat kita dipercayakan sesuatu yang berbeda, kita harus tahu bagaimana kita melakukan tanggung jawab tersebut. Tuhan tidak pernah menuntut kita untuk melakukan sesuatu yang lebih dari kapasitas kita. Tuhan hanya mau kita melakukan dengan penuh tanggung jawab, melakukan yang terbaik bagi Dia. Jangan menjadi hamba yang pasif, yang tidak melakukan apa pun untuk Tuhan. Tapi berikan yang terbaik hanya untuk kemuliaan nama Tuhan.
Download Audio Kecil (Khotbah Saja): Lokal: 16 kbps (3 MB) | Luar: 16 kbps (3 MB)
Download Audio Medium (Khotbah dan Lagu): Lokal: 48 kbps (10 MB) | Luar: 48 kbps (10 MB)
Perumpamaan tentang Kerajaan Surga
Submitted by admin on Wed, 25/06/2008 - 06:00.Kode: R 058
Nats Alkitab: Matius 25:1-13
Ringkasan Khotbah:
Lima gadis bodoh dan lima gadis bijaksana berbicara tentang hal kerajaan surga. Dalam perumpamaan ini, secara spesifik Tuhan Yesus menegaskan pada setiap orang percaya untuk selalu berjaga-jaga/selalu siap sedia. Kedatangan Tuhan yang kedua tidak pernah ada yang tahu, oleh sebab itu kita harus selalu siap sedia dalam kondisi apa pun. Kehidupan kita harus bisa dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan. Di dalam kesiapan kita tidak ada kemunafikan. Apakah kita siap mempertanggungjawabkan kehidupan kita?
Download Audio Kecil (Khotbah Saja): Lokal: 16 kbps (3 MB) | Luar: 16 kbps (3 MB)
Download Audio Medium (Khotbah dan Lagu): Lokal: 48 kbps (10 MB) | Luar: 48 kbps (10 MB)
Nats Alkitab: Matius 25:1-13
Ringkasan Khotbah:
Lima gadis bodoh dan lima gadis bijaksana berbicara tentang hal kerajaan surga. Dalam perumpamaan ini, secara spesifik Tuhan Yesus menegaskan pada setiap orang percaya untuk selalu berjaga-jaga/selalu siap sedia. Kedatangan Tuhan yang kedua tidak pernah ada yang tahu, oleh sebab itu kita harus selalu siap sedia dalam kondisi apa pun. Kehidupan kita harus bisa dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan. Di dalam kesiapan kita tidak ada kemunafikan. Apakah kita siap mempertanggungjawabkan kehidupan kita?
Download Audio Kecil (Khotbah Saja): Lokal: 16 kbps (3 MB) | Luar: 16 kbps (3 MB)
Download Audio Medium (Khotbah dan Lagu): Lokal: 48 kbps (10 MB) | Luar: 48 kbps (10 MB)
Perumpamaan tentang Pengampunan
Submitted by admin on Wed, 25/06/2008 - 05:57.Kode: R 057
Nats Alkitab: Matius 18:21-35
Ringkasan Khotbah:
Berapa kali kita harus mengampuni? Apakah 7 kali? Bukan! Kita harus mengampuni sebanyak 70 kali 7 kali. Pada saat kita mau menunjukkan kemurahan kepada orang lain, kita perlu menunjukkannya dengan sepenuh hati. Jangan hitung-hitungan soal kasih karena Tuhan tidak pernah hitung-hitungan saat Dia memberikan kasih-Nya kepada kita. Tuhan memberikan pengampunan dan melupakan, kita pun juga harus melakukan hal yang sama seperti apa yang Yesus lakukan. Kerajaan Allah berbicara tentang kemurahan Allah tanpa mengesampingkan keadilan. Di mana ada keadilan, maka ada kemurahan Allah untuk mengampuni dosa kita.
Download Audio Kecil (Khotbah Saja): Lokal: 16 kbps (3 MB) | Luar: 16 kbps (3 MB)
Download Audio Medium (Khotbah dan Lagu): Lokal: 48 kbps (10 MB) | Luar: 48 kbps (10 MB)
Nats Alkitab: Matius 18:21-35
Ringkasan Khotbah:
Berapa kali kita harus mengampuni? Apakah 7 kali? Bukan! Kita harus mengampuni sebanyak 70 kali 7 kali. Pada saat kita mau menunjukkan kemurahan kepada orang lain, kita perlu menunjukkannya dengan sepenuh hati. Jangan hitung-hitungan soal kasih karena Tuhan tidak pernah hitung-hitungan saat Dia memberikan kasih-Nya kepada kita. Tuhan memberikan pengampunan dan melupakan, kita pun juga harus melakukan hal yang sama seperti apa yang Yesus lakukan. Kerajaan Allah berbicara tentang kemurahan Allah tanpa mengesampingkan keadilan. Di mana ada keadilan, maka ada kemurahan Allah untuk mengampuni dosa kita.
Download Audio Kecil (Khotbah Saja): Lokal: 16 kbps (3 MB) | Luar: 16 kbps (3 MB)
Download Audio Medium (Khotbah dan Lagu): Lokal: 48 kbps (10 MB) | Luar: 48 kbps (10 MB)
Perumpamaan tentang Pukat
Submitted by admin on Wed, 25/06/2008 - 05:56.Kode: R 057
Nats Alkitab: Matius 13:47-50
Ringkasan Khotbah:
Hidup bersekutu dengan Allah tidak sebanding dengan apa pun yang ada di dunia ini. Pukat diumpamakan sebagai kerajaan Allah. Tuhan Yesus menjelaskan bahwa ada orang-orang Kristen yang sangat agamawi tapi tidak mempunyai ikatan/hubungan dengan Tuhan. Bukan apa yang dilihat mata, tapi Tuhan melihat hati. Menjadi orang Kristen bukan hanya sekadar melakukan apa yang baik di mata manusia, tetapi melakukan apa yang baik di mata Tuhan. Kita harus sadar siapakah kita di mata Tuhan. Jadilah hamba yang hidup berdasarkan kehendak-Nya supaya kita tidak dicampakkan Tuhan.
Download Audio Kecil (Khotbah Saja): Lokal: 16 kbps (3 MB) | Luar: 16 kbps (3 MB)
Download Audio Medium (Khotbah dan Lagu): Lokal: 48 kbps (10 MB) | Luar: 48 kbps (10 MB)
Nats Alkitab: Matius 13:47-50
Ringkasan Khotbah:
Hidup bersekutu dengan Allah tidak sebanding dengan apa pun yang ada di dunia ini. Pukat diumpamakan sebagai kerajaan Allah. Tuhan Yesus menjelaskan bahwa ada orang-orang Kristen yang sangat agamawi tapi tidak mempunyai ikatan/hubungan dengan Tuhan. Bukan apa yang dilihat mata, tapi Tuhan melihat hati. Menjadi orang Kristen bukan hanya sekadar melakukan apa yang baik di mata manusia, tetapi melakukan apa yang baik di mata Tuhan. Kita harus sadar siapakah kita di mata Tuhan. Jadilah hamba yang hidup berdasarkan kehendak-Nya supaya kita tidak dicampakkan Tuhan.
Download Audio Kecil (Khotbah Saja): Lokal: 16 kbps (3 MB) | Luar: 16 kbps (3 MB)
Download Audio Medium (Khotbah dan Lagu): Lokal: 48 kbps (10 MB) | Luar: 48 kbps (10 MB)
Harta Terpendam dan Mutiara yang Berharga
Submitted by admin on Wed, 25/06/2008 - 05:56.Kode: R 056
Nats Alkitab: Matius 13:44-46
Ringkasan Khotbah:
Seseorang yang telah menerima karya penebusan Tuhan Yesus akan melihat bahwa keselamatan merupakan harta dan mutiara yang sangat berharga. Bahkan ada orang-orang yang rela meninggalkan segalanya hanya karena Tuhan. Yang kita dapatkan saat ini/semua yang kita terima tidak sebanding dengan apa yang sudah Tuhan berikan pada kita. Harta yang terpendam dan mutiara yang sangat berharga membuat kita, orang-orang yang sudah tahu tentang semua ini akan dengan rela meninggalkan segalanya hanya untuk Tuhan.
Download Audio Kecil (Khotbah Saja): Lokal: 16 kbps (3 MB) | Luar: 16 kbps (3 MB)
Download Audio Medium (Khotbah dan Lagu): Lokal: 48 kbps (9 MB) | Luar: 48 kbps (9 MB)
Nats Alkitab: Matius 13:44-46
Ringkasan Khotbah:
Seseorang yang telah menerima karya penebusan Tuhan Yesus akan melihat bahwa keselamatan merupakan harta dan mutiara yang sangat berharga. Bahkan ada orang-orang yang rela meninggalkan segalanya hanya karena Tuhan. Yang kita dapatkan saat ini/semua yang kita terima tidak sebanding dengan apa yang sudah Tuhan berikan pada kita. Harta yang terpendam dan mutiara yang sangat berharga membuat kita, orang-orang yang sudah tahu tentang semua ini akan dengan rela meninggalkan segalanya hanya untuk Tuhan.
Download Audio Kecil (Khotbah Saja): Lokal: 16 kbps (3 MB) | Luar: 16 kbps (3 MB)
Download Audio Medium (Khotbah dan Lagu): Lokal: 48 kbps (9 MB) | Luar: 48 kbps (9 MB)
Perumpamaan tentang Biji Sesawi
Submitted by admin on Wed, 25/06/2008 - 05:52.Kode: R 055
Nats Alkitab: Matius 13:31-32
Ringkasan Khotbah:
Biji sesawi adalah biji yang kecil sekali, tapi saat ditanam biji kecil ini akan menjadi pohon yang besar. Di sini Tuhan Yesus menjelaskan tentang efek biji sesawi/kerajaan Allah. Peran dari biji sesawi adalah memberi potensi/kekuatan. Ketika Tuhan Yesus memberitakan Injil tentang benih yang baik, kelihatannya itu hal yang kecil, tapi saat ini benih itu, yakni kerajaan Allah sudah meluas bahkan sampai ke desa-desa. Ada banyak orang yang percaya kepada Yesus saat ini, dan tidak sedikit pula tantangan yang harus dihadapi oleh anak-anak Tuhan. Tapi, tetaplah beritakan kerajaan Allah karena itu adalah tanggung jawab kita semua.
Download Audio Kecil (Khotbah Saja): Lokal: 16 kbps (3 MB) | Luar: 16 kbps (3 MB)
Download Audio Medium (Khotbah dan Lagu): Lokal: 48 kbps (10 MB) | Luar: 48 kbps (10 MB)
Nats Alkitab: Matius 13:31-32
Ringkasan Khotbah:
Biji sesawi adalah biji yang kecil sekali, tapi saat ditanam biji kecil ini akan menjadi pohon yang besar. Di sini Tuhan Yesus menjelaskan tentang efek biji sesawi/kerajaan Allah. Peran dari biji sesawi adalah memberi potensi/kekuatan. Ketika Tuhan Yesus memberitakan Injil tentang benih yang baik, kelihatannya itu hal yang kecil, tapi saat ini benih itu, yakni kerajaan Allah sudah meluas bahkan sampai ke desa-desa. Ada banyak orang yang percaya kepada Yesus saat ini, dan tidak sedikit pula tantangan yang harus dihadapi oleh anak-anak Tuhan. Tapi, tetaplah beritakan kerajaan Allah karena itu adalah tanggung jawab kita semua.
Download Audio Kecil (Khotbah Saja): Lokal: 16 kbps (3 MB) | Luar: 16 kbps (3 MB)
Download Audio Medium (Khotbah dan Lagu): Lokal: 48 kbps (10 MB) | Luar: 48 kbps (10 MB)

rahmiati.org
|