Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Rahmiati

Loading

Setia

Hukum VII

Kode: 
R 019
Nats Alkitab: 
Keluaran 20:1-14 (Keluaran 20:14); 1 Korintus 6:18-20; Kejadian 2:24-25
Ringkasan Kotbah: 
Tubuh kita adalah milik Tuhan. Karena itu, kita tidak boleh sembarangan memperlakukan tubuh dan mencemarkan tubuh kita. Hubungan seks hanya diperkenankan dalam ikatan pernikahan. Dengan demikian dalam pernikahan dituntut kesetiaan untuk mewujudkan kehidupan yang diperkenankan Tuhan.
Download Audio
File Kecil: 

16 kbps

Ukuran File Kecil: 
3 MB
File Medium: 

48 kbps

Ukuran File Medium: 
10 MB

Yusuf

Kode: 
R 009
Nats Alkitab: 
Kejadian 50:15-21
Ringkasan Kotbah: 
Yusuf adalah anak kesayangan Yakub. Tapi semasa hidupnya, ia banyak sekali mengalami pencobaan. Dengan keadaan seperti itu, Allah tetap campur tangan dalam kehidupan Yusuf. Dalam kondisi apa pun, tidak menjadikannya untuk tidak menjadi saksi Tuhan. Di tengah kesempitan, Yusuf berusaha untuk tetap setia pada Tuhan dan dalam kepasrahannya pada Allah, dia tetap aktif menunjukkan hubungannya dengan Tuhan, yakni betapa transparannya hidupnya di hadapan Tuhan.
Download Audio
File Kecil: 

16 kbps

Ukuran File Kecil: 
3 MB
File Medium: 

48 kbps

Ukuran File Medium: 
10 MB

Abraham Menghadapi Ujian Allah

Kode: 
R 007
Nats Alkitab: 
Kejadian 22:1-19
Ringkasan Kotbah: 
Pada waktu Abraham memiliki seorang anak, Tuhan mau supaya ia mempersembahkan anaknya, yaitu Ishak sebagai korban bakaran untuk Tuhan. Hal ini dilakukan Tuhan, hanya untuk menguji kesetiaan dan kasih Abraham kepada-Nya. Abraham lulus dalam ujian ini, sebab ia memiliki pengenalan yang benar akan Allah.
Download Audio
File Kecil: 

16 kbps

Ukuran File Kecil: 
3 MB
File Medium: 

48 kbps

Ukuran File Medium: 
9 MB

Abraham

Kode: 
R 007
Nats Alkitab: 
Kejadian 20:1-18
Ringkasan Kotbah: 
Abraham adalah orang pilihan Allah yang dipanggil untuk menjadi berkat bagi bangsa lain. Abraham diuji kesetiaannya melalui Sarah, istrinya, pada saat Abraham dan Sarah pergi ke negara lain. Abraham meminta Sarah untuk tidak mengatakan pada Abimelekh (raja negeri itu) bahwa Sarah adalah istrinya. Mereka melakukan hal itu semata-mata karena Abraham takut dicelakai karena Sarah. Pernyataan seperti ini tentu menyakitkan. Kita juga sering melakukan hal yang sama kepada Allah. Kita menyangkali Allah hanya karena takut. Namun, syukur pada Tuhan bahwa Ia adalah setia dan kesetiaan-Nya tidak perlu diragukan. Manusia bisa ingkar janji, tapi Allah tidak.
Download Audio
File Kecil: 

16 kbps

Ukuran File Kecil: 
3 MB
File Medium: 

48 kbps

Ukuran File Medium: 
10 MB

Syndicate content